Minggu, 24 Mei 2015

hai ! Kisah Bawang dan Tempe

Assalamu'alaikum wr.wb

Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang,

haloo ! semangat siang dari Tasikmalaya.
Bukan sekedar kisah bawang dan tempe diatas sebuah piring, namun sebuah kisah hadiah dari seseorang sebagai penghibur dan sebuah jawaban kesedihan beberapa hari yang lalu.

 

taraaaaa ~ yep ! gambar diatas adalah gambar dari hana buat dewi tentang kisah bawang dan tempe, yang katanya hadiah spesial, yang sudah di spoiler dari 2 minggu lalu padahal plan hadiahnya berubah dan baru dikerjakan malam pertama sampai di Tasik dengan bumbu bete akibat kertasnya terkena tumpahan tolakangin punya bang amar :D

btw, han kayaknya tipikal cara persahabatan kita bukan yang 'menye-menye' unyu so sweet secara langsung pas saling tatap mata. tapi mencoba sweet secara tersirat haha walaupun sebenarnya kita model cewek romantis sweet gitu :p

sebenernya thx banget lho han, ini seriusan lho ditulisan ini tanpa ada ganguan amar dan ivan, satu nikmat besar yang Allah berikan ke dewi dari jutaan ribu nikmatNya dengan diberikan teman, partner, sahabat, kakak-adek, upin-ipin, apalah itu namanya. huehehe
Hana itu termasuk orang yang membuat dewi nyaman buat cerita apapun, apa yang dewi alami maupun apapun yang dirasa *kemudian mikir bagian mana dari cerita dewi yang belum diceritain*.
sedih dikit curhat, kesel dikit curhat, bete dikit curhat, seneng dikit curhat. lalalalala ~

Hancoy, 
terimakasih sudah menjadi salah satu orang yang meyakinkan betapa bawang itu masih sangat berharga dan bermanfaat untuk mendapingi tempe-tempe mares B6 :")
terinspirasi dari tempe dan ayam penyet kesukaan : "Bahwa membuat tempe penyet sangat membutuhkan bawang"
semoga kita terus berusaha dan berlomba-lomba menjadi bawang-bawang dalam kebaikan :)

with my beloved friend at kawah gunung galunggung, Tasikmalaya

note : ntah berapa jumlah malam dan berapa kilometer yang sudah kita lalui bersama, semoga semakin banyak malam dan tempat yang kita jelajahi bersama ya cuy setelah depok-bogor-jakarta-lampung-surabaya-malang-semarang-tasikmalaya, kali kali bisa keliling eropa bareng-bareng nanti , Aamiin :')
note tambahan : pada dasarnya kita adalah 2 cewek golongan darah A yang memiliki beberapa perbedaan 'selera' :)))))

Hotel Santika-Tasikmalaya,
Minggu, 24 Mei 2015
12.50 wib

Rabu, 29 April 2015

letter for you

depok, 29 April 2015
01:43 AM

semoga dalam lindungan tuhanku maupun tuhanmu

letter for you, my delusion.

andaikata kamu menemukan surat ini,
mungkin kamu sudah mengetahui khayalanmu selama ini
ya, seperti yang kamu lihat, jauh dari angan dan khayalmu
inilah aku,
bukan sesempurna yang kau bayangkan, bukan secantik yang kau harapkan

beberapa menit yang lalu,
takdir tuhan,
pilihan terbaik kita,
aku hanya ingin kamu tahu, betapa aku tidak ingin kita berlama-lama saling menyakiti
dan aku tahu, kamu bukan orang yang sengaja jahat terhadapku, ini hanya aksi-reaksi dari peran kita sebagai delusion.

sampai pada potongan kata dan nama itu tersebut, aku hanya ingin kamu tahu, bahwa role aku sebagai delusion masihlah menggunakan hati
bukan sekedar bayangan fana, bahkan muka ketigalah yang sudah saling dinampakkan, bukan lagi muka satu ataupun muka dua.

my delusion,
hanya beberapa hari dari 365 hari pada 2015 yang kita lalui,
silakan kau pilih cerita mana yang ingin kamu ingat diantara kita
mungkin benar,
seharusnya kisah fantasi ini kita akhir jauh sebelum hari ini
bukan ku tak mau, tak bersyukur akan bayangan yang telah hadir,
hanya saja terlalu sakit untuk diingat kembali

dear delusion,
andai benar kau menemukan surat ini,
inilah aku, bayangan dari khayalmu.
terlalu hina,
maka, ku mohon...
ada permintaan yang belum sempat ku sampaikan hingga kita berpisah
maafkan aku, ku mohon, ikhlaskan lah apa yang sudah terjadi, jangan ada dendam.
ini memang terbaik buat kita.
bukan hal mudah, tapi sekiranya ini lah resikonya.

delusion,
andaikata kita berjumpa dengan segenap energi positif yang masing-masing kita miliki,
terimalah aku apa adanya saat ini,
kamu orang baik, maka perlakukan aku dengan baik begitupun sebaliknya.

aku selalu berdoa kepada tuhanku,
berikanlah yang terbaik, terbaik untukku, dari kacamataMu.
ku yakin, kamupun begitu kepada tuhanmu..
terimaksih :)



sincerely,

your delusion

Kamis, 09 April 2015

Kamu, iya kamu...

Assalamualaikum,

Hallo kamu, iya kamu lagi.
Salam itu terucap lagi setelah sekian lamanya kita tidak salam sapa via suara.
Butuh keberanian khusus seminggu lalu menanyakan kapan punya waktu luang untuk sekedar kabar-kabari via suara.
Tengah malam sebelum semalam bahkan kamu sudah menawarkan diri ingin komunikasikah saat itu. Bukan, bukan karena aku ingin tidur, bahkan aku sedang berdiskusi hebat, keluh kesah mahasiswi semester akhir, calon-calon wanita pembawa perubahan dan peradaban. Aamiin. 
Yaa diskusi diselingan kekhilafan dan kesibukan yang tiada tara, aku masih segar malam itu. tapi belum, belum waktunya malam ini kita say haai via suara. Ku janjikan esok pagi waktu pagimu akan menghubungimu.
Tapi maaf apa daya tuntutan pekerjaan, dan deadline pengerjaan tugas yang sebenarnya hanya tugas mencari pengalaman begitu menyita waktu. Gelisah grasak grusuk sampai jam 9an malam. Ditambah besok masih ujian tengah semester  1 matakuliah yang sama sekali belum ku sentuh materinya. Tak ingat akan janji yang sudah ku janjikan kepadamu. 
Jam 09.30 aku membuka agendaku, baru sadar bahwa ujian besok bukanlah jam 9 pagi melainkan jam 1 siang. Kupastikan dengan tim kelompokku terkait jam ujian itu. Alhamdulillah, Allah sayang padaku, memberikan sedikit waktu untuk aku bernafas lega tanpa sesak kepanikan. Tak lama kemudian aku mencoba membuka instan messager, ada pesan darimu yang belum ku baca. Pesan itu sekaligus menjadi pengingat bahwa ada janji yang belum kutunaikan.
Oke aku langsung menghubungimu bahwa aku akan menghubungimu.
Tapi lagi-lagi kamu yang menawarkan diri untuk menghubungiku via operator seluler di tempatmu saat itu. 43 menit 59 detik. Terimakasih atas waktu dan biaya yang sudah kamu keluarkan. Akhirnya aku pernah merasakan kode area yang nan jauh disana.
Ku kira sampai disitu.
Ternyata masih ada 1 jam 15 menit yang kita habiskan untuk diskusi berbagai hal via fasilitas call instan messager.
Terimakasih sekali lagi atas waktu dan beberapa kabar baik pembakar semangatku malam itu. Selalu ada cerita baru yang kamu sampaikan via suara.
Jam 1 kurang dini hari itu, aku baru sadar masih ada materi yang belum aku sentuh sama sekali. Tapi tak apa bukan hal baru dan gila untuk dilakukan belajar kebut semalam dibanding hal-hal yang kamu lakukan disana. Haha

Terimakasih :) 
dan lagi-lagi Allah maha baik 60persen lebih dari yang aku pelajari keluar diujian sore ini.
Lagi-lagi aku menulis karena kamu. Semoga kamu baik-baik disana, istiqomah dan selalu dalam lindunganNya

Depok, 4 April 2015
03.36 pm
parkiran fakultas ilmu komputer,
Universitas indonesia.
Setelah ujian business intelligence sambil menunggu rintik hujan berhenti 
Via notes handphone
Wassalamualaikum :)

Jumat, 17 Oktober 2014

Dewi disayang Hana dan Ari (:

Assalamualaikum wrwb

Bismillahirrohmanirrohim , dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang
Tiada tara kasih sayangmu hingga kau berikan aku orang-orang yang sayang padaku dan menjadi perantara untuk meberikan kasih sayangmu :)

Hai hana dan ari, pasti kalian sudah terlelap tidur dan mimpi indah ketika gue sedang menulis tulisan ini.
Mungkin kalian lelah dengan kegiatan2 penuh kebaikan seharian kemarin. Atau mungkin kalian cukup lelah mengahapi seorang gadis sepantaran tapi seperti sedang menghadapi adik kecil yang merengek balon atau sebuah permen coklat haha.

Pas gue ngetik tulisan ini di tablet, gue lagi nangis lho :) hahaha
Bukan nangis karena masih kezeeeell pake z pake L sama hana dan ari, tapi nangis karena terharu dewi di sayang sama hana sama ari hahaha *mulai melankolis*
Tapi seriusan ga pake boong, lagi bersyukur banget Allah sayang sama dewi sampai dikasih sahabat-sahabat macam kalian.

Sebenernya hari ini sepele banget sih. Gue cuma bete dan kesel sama kalian karena di phpin mau nemenin beli sesuatu tapi diundur-undur sampai akhirnya g-a-j-a-d-i lagi. Terus ditambah syndom PMS level 10 yang akhirnya memperkeruh suasana. Yang akhirnya gue jadi orang paling ga sabar, marah, cemberut, dan keluar semua sifat jelek.

Tapi lucunya, kalian menjadi orang yang paling dewasa saat itu. Masih mau nganterin beli keyboard laptop ke kelapa dua (walaupun tujuan awalnya bukan ini), Hana yang masih nerima dan menanggapi gue semprot ocehan kesel sambil nangis di kontrakan, ari yang kena semprot di wa dan bela2in tlp sampai pulsa habis tapi sogokan sop duren margandonya belom disetujui (inget yaa jungleland) Haha setelah dipikir2 lucu juga melewati potongan kejadian itu.

Walaupun gue jadi obat nyamuk kalian, tapi sepertinya gue selalu jadi pemeran utama yaa kalau kita kumpul ber3. Selalu jadi orang yang paling banyak bercerita padahal cuma ditanya kabar doang. Paling ga bsa gerak klo magernya kumat. Paling galau, paling paling deh emang. Maaf yaa gue hanya jadi butiran debu diantara orang2 keren macem kalian :")

Guys, gue sayang banget lho sama kalian (nangis banget sambil dengerin kiss the rain -yiruma)  :"""""
Gue kayaknya ga berani bilang langsung kalimat diatas.
Gue inget waktu kalian nemenin gue duduk manis di kopitiam, kalian yang mencoba menenangkan pasca bertemu dengan banana split, perburuan bangau putih, kalian orang yang mencoba mencari solusi setelah kesedihan itu datang, selalu ada cara menghibur gue dengan drama2 kalian yang gampang ditebak, bersedia burger dbestonya gue rampas pas sampai kontrakan, acara masak-masak yang rusuh dan seru, selalu bilang 'ogah ah' kalau ditawarin sesuatu tapi ujung-ujungnya ngerecokin, ah ! terlalu banyak kisah bareng kalian lagi yang berputar di memory otak gue.

Hana, Ari terimakasih ya hana sama ari udah mau sayang sama dewi :") maafin dewi dan makasih yaa udah jadi kakak2 yang mengayomi dewi sebelum dewi punya "kakak" yang sesungguhnya. Semoga ari sama hana makin sayang sama dewi, semoga dewi, hana dan ari makin disayang Allah. Nanti kalau hana sama ari mau masuk surga dan belum melihat dewi, jangan lupa tanyakan pada Allah dimana dewi :"" hingga pada akhirnya kita terus bersama hingga JannahNya :") semoga Allah selalu memberikan yang terbaik buat ari dan hana :)

Sepertinya judul diatas bukan hanya sekedar dewi disayang hana dan ari, tapi dewi pun sayang hana dan ari :")

Wassalamu'alaikum wrwb

Mawar residence B6
Dewi Setiawati,
01:09 wib

Noted : gue bakalan ceritain ini ke anak2 gue, sampai pada akhirnya gue akan suruh anak2 gue sering2 nanti main dan ngerecokin tante hana dan om ari hahahaha

Rabu, 03 September 2014

Aku rindu

Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang

Aku masih produktif,
Bukan karena dosenku terlalu sadis memberikan tugas di minggu pertama perkuliahan
Bukan pula karena aku terlalu cerdas dan rajin sedang membaca buku dan slide atau sekedar membuat catatan

Masih produktif karena dosen pembimbingku ingin aku meyakinkannya
Masih produktif ini karena aku menerima tantangannya.
Masih produktif ini dikarena dosen pembimbingku ingin aku memang serius akan tekadku setahun kedepan
Masih produktif ini sebagai bukti aku tidak sedang mencoba coba dan bermain main
Masih produktif karena amanah di pundak ini tidaklah ringan
Masih produktif ini karena aku yakin di depan sana ada yang sedang menantikannya
Masih produktif ini karena aku ingin kalian tersenyum bahagia

aku letih,
sudah sejak beberapa jam yang lalu aku berada di depan laptopku yang renta.
Ditengah tengah kesibukan malam ini, tak sengaja membuka album itu, dan hatiku membantin, aku rindu...

Tulisan ini hanya sebagai pelipur lara, 15 menit untuk beberapa baris.
Setidaknya suatu saat nanti kamu mengetahui, disela-sela keproduktifanku, aku membatin merindukanmu.

Aku akan kembali berhadapan dengan laporan-laporanku sesaat, setelah itu akan istirahat sejenak.

Selamat malam,
Dewi setiawati,
Depok, 3 September 2014
02.00 wib

Salam #dewifor2015 (:

Rabu, 20 Agustus 2014

Bercermin dengan Kaca Cembung

tek tok tek tok tek tok
sudah hampir jam 11 aku baru saja sampai kubikel kantorku.

assalamualaikum wr.wb
dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih dan maha penyayang

happy monday ! yang sebenarnya aku tak terlalu happy haha
bangun tidur pagi ini bukanlah bangun tidur terbaikku, tapi tidak bisa ku bilang bangun tidur terburukku
mungkin aku terlalu letih baru pulang dari bali, tapi tulisanku kali ini bukan tentang perjalanan itu
atau mungkin aku kurang istirahat dan tidur yang teratur, huh hidupku makin tidak beraturan selama liburan kuliah

sudah berapa bulan aku malas untuk menulis?
rencanaku untuk rajin menulis sampai-sampai install apps tertentu di gadget belum cukup memenuhi sehingga tetaplah menjadi wacana
mungkin jika malam tadi tidak ada yang mengingatkan tentang blog ini, aku memang benar-benar tidak menulis entah sampai kapan waktu yang tidak ditentukan

btw, 2 tahun yang lalu kita bertemu dengan yang tadi malam kamu banyak perubahan ya,
kalimat diatas memang terkesan basa-basi memang.
kenyataannya memang sangat berbeda antara kamu yang dulu dengan yang sekarang.

btw lagi, bulan apa sekarang?
oh ya Agustus. tanggal berapa hari ini? 18 Agustus. lalu tanggal berapa kemarin? 17 Agustus
kenapa dew bertanya tentang tanggal? ah tak apa.
aku hanya sedang melihat menggunakan kaca spion (red : flashback) ke 6 tahun silam.
yaaaa 6 tahun silam, tanggal 17 agustus 6 tahun silam :" (biarkan aku saja yang mengingat sendiri kejadian-kejadian 6 tahun silam)
lalu esok hari 19 Agustus tepat dihari keberangkatanmu kembali ke negeri perantauan, lagi-lagi biarkan aku saja yang mengingat sendiri kejadian-kejadian 6 tahun silam

tenang, aku ga bermaksud mengungkit-ungkit kejadian lama, ini hanya kejadian yang kebetulan.
aku hanya benar-benar seperti sedang menggunakan kaca spion, melihat kebelakang untuk aku menjadi lebih baik lagi :")

terimakasih sahabat, disela-sela kesibukan kita masing-masing, kita masih sama-sama menyempatkan untuk bertemu
semoga kita bisa bertemu kembali :)
baik-baik ya disana, semoga Allah melimpahkan rezeki dan keberkahan padamu :)


Dewi Setiawati
kubikel kantor BI, jam makan siang 18 Agustus 2014

Selasa, 19 Agustus 2014

Nantikanku....

Dikedalaman hatiku tersembunyi harapan yang suci
Tak perlu engkau menyangsikan
Lewat kesalihanmu yang terukir menghiasi dirimu
Tak perlu dengan kata-kata

Sungguh walau kukelu tuk mengungkapkan perasaanku
Namun penantianmu pada diriku jangan salahkan

Kalau memang kau pilihkan aku
Tunggu sampai aku datang nanti
Kubawa kau pergi kesyurga abadi

Kini belumlah saatnya aku membalas cintamu
Nantikanku dibatas waktu

----------------------------------------------

Assalamualaikum wr wb,

Semoga hari ini penuh keberkahan untuk kita semua dan Allah meridhoi semua kegiatan kita hari ini , Aamiin :")

Ngomong-ngomong buat yang belum tahu, lirik diatas itu bukan tulisanku.
Yap itu lirik dari lagu nantikanku di batas waktu. Hehe
Akhir-akhir ini lagi suka dengerin lagu itu ga sengaja kalau lagi dijalan pergi maupun pulang bahkan kalau kalau sedang mentok ngoding di kantor tempat KP.

Tapi dont judge me *galau* yak . ini seriusan ga pake boong kok dewi lagi ga galau. ✌

Ayooo coba di asumsikan liriknya tentang apa.
Sebagian ada yang bilang itu penolakan secara halus, ada yang ih so sweet, ada yang bilang emang sebaiknya begitu. Klo menurutmu?

Intinya sih jodoh ga kemana ko mas mas, mba mba, adek adek, kakak kakak.
Karena jodoh itu salah satu bagian dari rezeki. Dan rezeki itu sudah ditentukan olehNya sebelum kita lahir.

Sekarang tinggal bagaimana diri kita menyiapkan sebelum rezeki itu datang. Salah satunya dengan memperbaiki diri. Karena janji Allah tidaklah salah, wanita yang baik untuk laki laki yang baik. Dan laki laki yang baik untuk wanita yang baik begitu pula sebaliknya.

Percayalah . Cinta dan rasa suka itu anugrah. Tempatkanlah sesuai pada tempatnya. InsyaAllah akan ada cinta yang abadi hingga ke SyurgaNya :")

Dewi Setiawati,
Transjakarta koridor 8
19 Agustus 2014 19.43 wib

----------------------------------------------

Notes : aku masih ingat pernyataan itu dan aku mempercayainya
" dew, cinta itu bukan lewat kata-kata. Tapi lewat tingkah laku"